eng
competition

Text Practice Mode

Sejarah Artificial Intelligence (AI)

created Today, 08:35 by Genar Kopong


1


Rating

320 words
28 completed
00:00
Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) bukanlah teknologi yang muncul secara tiba-tiba dalam satu malam. Perjalanannya dimulai jauh sebelum era komputer modern yang kita kenal sekarang. Akar konseptual AI dapat ditarik hingga ke masa Yunani Kuno, di mana mitos tentang robot mekanik muncul. Namun, secara ilmiah, sejarah AI dimulai pada era 1950-an. Tokoh kunci yang sering disebut sebagai bapak AI adalah Alan Turing. Melalui makalahnya yang fenomenal, ia mengajukan pertanyaan mendasar: "Bisakah mesin berpikir?" Ia kemudian merancang "Tes Turing" untuk menguji kemampuan mesin dalam menunjukkan perilaku cerdas yang setara dengan manusia.
 
Istilah "Kecerdasan Buatan" sendiri pertama kali dicetuskan pada tahun 1956 dalam sebuah pertemuan bersejarah bernama Konferensi Dartmouth. Di sana, para ilmuwan berkumpul dengan keyakinan optimis bahwa segala aspek pembelajaran atau ciri kecerdasan lainnya secara prinsip dapat dijelaskan dengan sangat tepat sehingga mesin dapat dibuat untuk mensimulasikannya. Pada masa awal ini, AI difokuskan pada penyelesaian masalah logika dan permainan strategi seperti catur. Namun, antusiasme ini sempat meredup pada periode yang dikenal sebagai "Musim Dingin AI" (AI Winter) di tahun 1970-an dan 1980-an, ketika kemajuan teknologi tidak mampu memenuhi ekspektasi yang terlalu tinggi dan dana penelitian mulai dihentikan.
 
Kebangkitan AI kembali terjadi pada akhir 1990-an dan awal 2000-an seiring dengan meningkatnya daya komputasi dan ketersediaan data yang besar (Big Data). Momentum paling ikonik terjadi pada tahun 1997 saat komputer Deep Blue milik IBM berhasil mengalahkan juara dunia catur, Garry Kasparov. Sejak saat itu, fokus AI bergeser dari sekadar mengikuti aturan logika menuju sistem yang bisa belajar sendiri melalui data, yang kita kenal sebagai Machine Learning dan Deep Learning.
 
Kini, AI telah bertransformasi dari sekadar eksperimen laboratorium menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Dari algoritma rekomendasi di media sosial hingga teknologi mobil otonom, sejarah AI menunjukkan bahwa ketekunan dalam berinovasi dapat mengubah imajinasi fiksi ilmiah menjadi realitas digital yang kita gunakan setiap hari. Melalui pemahaman sejarah ini, kita belajar bahwa teknologi selalu berkembang secara bertahap melalui kegagalan dan keberhasilan yang berulang.

saving score / loading statistics ...